-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Daerah Penghasil Buah Zaitun Terbesar di Indonesia

Daerah Penghasil Buah Zaitun

Orang Indonesia pastinya sudah tidak akan asing lagi dengan buah zaitun. Buah yang satu ini umumnya diolah hingga menjadi minyak zaitun. Minyak zaitun sendiri sering digunakan sebagai bahan dalam memasak. 

Menariknya, ternyata buah tersebut juga dihasilkan di beberapa daerah yang terdapat di Indonesia. Di bawah ini ada  beberapa daerah penghasil buah dan minyak zaitun di Indonesia. 

Deretan Daerah Penghasil Buah Zaitun di Indonesia

1. Surabaya

Apabila Anda ingin menyaksikan pohon zaitun, maka tidak harus pergi jauh-jauh hingga ke luar negeri. Pasalnya, sekarang ini pohon zaitun telah tumbuh di daerah Surabaya. Apalagi, cahaya matahari yang terik di Surabaya sangat cocok dengan pohon zaitun yang memang harus terpapar oleh sinar matahari. Setiap memanen buah zaitun 235 gram, maka dapat menghasilkan uang kurang lebih 50 ribu rupiah. 

Para petani buah zaitun yang ada di Surabaya juga telah memiliki kemampuan bagus untuk membudidayakannya. Pasalnya, membudidayakan buah zaitun tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, melainkan harus orang yang paham dengan caranya. Hal ini tentu saja juga tidak lepas dari pembinaan ataupun sosialisasi dari pemerintah daerah yang diberikan kepada para petani. 

2. Bogor

Permintaan buah zaitun oleh masyarakat Bogor terbilang cukup tinggi. Anda dapat menanam pohon zaitun sendiri di Bogor dengan membeli bibit seharga 300 hingga 500 ribu rupiah. Buah zaitun yang dipanen di daerah Bogor ini biasanya dapat menghasilkan omzet kisaran 30 hingga 40 juta rupiah. Tetapi, jika musim hujan maka jumlah penghasilan buah zaitun di daerah ini akan mengalami penurunan. 

3. Semarang

Semarang juga menjadi salah satu daerah penghasil buah zaitun di Indonesia. Di sana bibit pohon zaitun yang jenis perak dibandrol dengan harga 700 ribu rupiah untuk satu bibit. Sedangkan, untuk jenis bibit pohon zaitun jenis yang lainnya memiliki harga yang lebih murah lagi. Misalnya saja, zaitun hijau akan dibandrol dengan harga kurang lebih 300 ribu rupiah per bibitnya. 

Setiap satu bulan, biasanya para petani buah zaitun dapat menjual 10 sampai 15 bibit dengan omzet antara 7 sampai 10 juta rupiah. Masyarakat Semarang tidak hanya memanfaatkan buah zaitun saja, melainkan juga dengan pohon zaitunnya. Umumnya, pohon zaitun dijadikan sebagai penghias atau ornamen ruangan rumah. 

Editor terkait:

4. Kediri

Kediri merupakan salah satu daerah yang tepat dikunjungi apabila sedang mencari atau membeli bibit buah zaitun. Apalagi, bibit buah zaitun yang terdapat di Kediri mempunyai kualitas yang terbilang tinggi serta sangat unggul.  Di daerah tersebut juga menawarkan buah zaitun dengan harga yang terjangkau baik dalam pembelian skala besar maupun skala kecil. 

Di sana harga satu bibit zaitun dibandrol dengan harga sekitar 75 ribu rupiah saja. Dengan harga tersebut, buah zaitun yang ditawarkan mempunyai ukuran bibit kurang lebih 30 hingga 80 cm. Cara yang kerap dilakukan guna memperbanyak bibit ini umumnya yaitu dengan metode okulasi. Pada bibit buah zaitun sendiri umumnya mempunyai jangka umur paling pendek sekitar 6 bulan. 

5. Banyuwangi

Banyak orang yang tidak menyangka bahwa Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang mampu menghasilkan buah zaitun. Bibit dari tanaman buah zaitun di daerah yang satu ini biasanya dijual dengan harga sekitar 65 ribu rupiah. Jenis bibit buah zaitun yang kerap dijumpai di Banyuwangi sendiri salah satunya adalah  bibit buah zaitun Spanyol. 

Sebagian besar buah zaitun yang dihasilkan di Banyuwangi ini berasal dari bibit hasil metode cangkok. Selain menghasillkan buah zaitunnya saja, di sana juga menjadi penghasil minyak zaitun yang kaya akan manfaatnya. Oleh karena itu, Anda tidak perlu repot-repot untuk mengekstrak dahulu buah zaitun. Namun, tentu saja harga buah zaitun dengan minyak zaitun memiliki selisih yang cukup jauh. 

6. Karawang

Karawang tidak hanya terkenal sebagai salah satu daerah penghasil minyak atsiri saja. Akan tetapi, Karawang juga menghasilkan buah zaitun yang kemudian diolah lagi menjadi minyak zaitun sebelum mulai dijual di pasaran. Setelah diolah menjadi minyak zaitun, maka setiap 285 ml akan dihargai dengan harga sekitar 60 ribu rupiah. 

Harga tersebut terbilang cukup murah dengan kualitas yang juga baik. Para petani buah zaitun yang ada di Karawang tergolong cukup cerdik. Pasalnya, mereka mampu memanfaatkan lahan yang tergolong terbatas untuk membudidayakan buah zaitun ini. Oleh sebab itu, tidak heran apabila daerah tersebut sering kebanjiran permintaan buah zaitun maupun minyak zaitun dari konsumen.

Sebagai salah satu daerah penghasil buah zaitun di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, maka membuatnya memiliki keistimewaan yang sama dengan Bogor yang juga penghasil buah zaitun. Oleh sebab itu, wajar jika banyak orang yang mencari buah zaitun akan langsung menuju ke Jawa Barat karena di sana terdapat dua daerah sekaligus yang menghasilkan buah zaitun tersebut. 

Temukan lebih banyak konten terkait dengan Kekayaan Alam atau konten menarik lain di Lima Kilo